Showing posts with label Pembelajaran Bahasa Jepang. Show all posts
Showing posts with label Pembelajaran Bahasa Jepang. Show all posts

Monday, 30 July 2018

Saresehan dengan Guru Pamong, Prodi PBJ UNNES Samakan Persepsi Pembimbingan Mahasiswa PPL

Pendidikan Bahasa Jepang
Universitas Negeri Semarang



Hari Sabtu 28 Juli 2018 lalu Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (Prodi PBJ) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengundang para guru pamong (gumong) yang menjadi pembimbing pamong mahasiswa yang melaksankan Program Pengenalan Lapangan (PPL) di sekolah mitra. Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini diselenggarakan untuk menyamakan persepsi tentang cara pembimbingan mahasiswa. Selain itu, dibahas pula kendala-kendala yang dialami selama penyelenggaraan PPL yang dialami baik oleh pihak sekolah, mahasiswa, maupun dosen pembimbing sebagai informasi kepada mitra sekolah yang sebagian besar baru dijadikan sekolah mitra PPL pada tahun ini.

Wednesday, 11 July 2018

Mengenal Posutaa Happyoo di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNNES


Oleh: Yuyun Rosliyah



Posutaa Happyoo atau  poster presentation adalah sebuah istilah yang dipinjam dari kata poster dan happyou 'presentasi'. Presentasi poster ini terinspirasi dari salah satu kegiatan workshop yang dilaksanakan oleh AGBJI (Asosiasi Guru Bahasa Jepang Indonesia). Presentasi poster yang diterapkan pada mahasiswa semester enam yang telah mengikuti semua mata kuliah kependidikan ini merupakan presentasi poster yang pertama kali dilaksanakan, sebagai produk tugas akhir mahasiswa semester enam pada mata kuliah Micro Teaching. Presentasi memanfaatkan X-Banner untuk menjabarkan RPP (Rencana Program Pengajaran) dengan  menerapkan JF Standard, JF Can-do Level A1.

Presentasi Poster! Menjadi Salah Satu Kegiatan Ilmiah Mahasiswa Unggulan di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang

Pendidikan Bahasa Jepang
Universitas Negeri Semarang



Penerapan Kurikulum 2013 menjadi sebuah keharusan dalam pengajaran di setiap lini bidang studi, termasuk pengajaran bahasa Jepang. Sebagai salah satu upaya Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Semarang dalam memberi pemahaman dan keterampilan mengajar mahasiswa, hari ini Rabu 11 Juli 2018 telah diadakan kegiatan Postaa Happyoo (presentasi poster).

Friday, 2 January 2015

Belajar Siap Menghadapi Dunia Kerja Bersama Alumni

Oleh: Marfu'ah

Foto: Marfu'ah

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Semarang (Unnes), alumni, beserta dosen mengikuti Seminar Kependidikan bertajuk “Tracer Study dan Lokakarya Bahasa Jepang dalam Dunia Kerja”, di Ruang Bundar Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni Unnes, Jum`at (2/1) kemarin.
Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Ai Sumirah Setiawati, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya mengatakan tujuan kegiatan ini adalah selain silaturahim bersama alumni, juga berbagi pengalaman bagaimana menghadapi dunia kerja. “Mahasiswa diharapkan tidak bingung dan mempunyai lebih banyak chansu (kesempatan-red) dalam dunia kerja nantinya,” kata Ai sensei.
Salah satu pembicara seminar kependidikan yang merupakan Ketua MGMP Bahasa Jepang se-Jateng  dan DIY Erwan Kasrianto, S.Pd. mengatakan, meskipun jam bahasa asing di sekolah berkurang karena diterapkan Kurikulum 2013, menurutnya hal tersebut tidak menutup kesempatan Sarjana Pendidikan Bahasa Jepang untuk menjadi guru.
“Kesempatan masih ada, ada peraturan sekolah diharuskan membuka kelas Bahasa, namun karena tidak adanya pengajar, sekolah memilih untuk tidak membuka kelas. Nah, meski tidak ada kelas Bahasa Jepang di sana, lulusan Pendidikan Bahasa Jepang bisa jemput bola dengan melamar langsung ke sekolah,” tuturnya yang juga merupakan alumni Pendidikan Bahasa Jepang, Unnes.


Foto: Shimazu Aki


Dari Guru sampai Berwirausaha
Menurut Pembicara yang bekerja di Lembaga Pemagangan ke Jepang, Jefry Aulia, S.Pd., Lulusan Prodi Pendidikan Bahasa Jepang tidak hanya bisa menjadi guru di sekolah formal, namun juga bisa menjadi guru di sekolah informal. “Bisa seperti saya yang pernah menduduki posisi menjadi tenaga pendidik bagi calon magang ke Jepang, meskipun berbeda keadaan seperti pada sekolah pada umumnya, namun itu adalah kesempatan saya untuk mencari pengalaman baru,” katanya.
Pembicara lain yang bekerja di Perusahaan Jepang  pada bagian Perencanaan Perusahaan dan Penerjemah yaitu Astri Yuliastuti, S.Pd. dan Oky Laksmana Hanggar Kusuma, S.Pd. berpendapat bahwa bekerja pada Perusahaan Jepang selain harus bisa beradaptasi dengan perusahaan juga harus berjiwa tidak mudah menyerah. “Dasar saya belajar Pendidikan Bahasa Jepang, jadi saya tidak pantang menyerah untuk belajar lebih agar profesional menjadi intrepeter,” ungkap Oky.
Tidak hanya Bahasa Jepang, pengusaan bahasa asing lain juga perlu dimiliki oleh pembelajar bahasa asing. Hal tersebut diungkapkan oleh Aldilah Alifany Darrienda, S.Pd. yang  bekerja di salah satu lembaga les privat di Jakarta.  Ia menambahkan, penguasaan  bahasa asing dapat memperluas kesempatan dalam mendapatkan kerja.
Berbeda dengan pembicara lain yang bekerja menjadi guru atau karyawan, Anjar lebih memilih menjadi wirausaha muda. Menurutnya, menjadi wirausaha selain berani untuk gagal tapi juga berani untuk mencoba dan setidaknya jika berhasil dapat menciptakan lapangan kerja. “Meskipun saya tidak merampungkan belajar di Prodi Bahasa Jepang, tapi saya bersyukur dapat belajar banyak hal di kampus,” ungkap pemilik Usaha Kecil Menengah berupa oleh-oleh dan usaha pengiriman barang itu.

Foto: Jefry Aulia


Gali Potensi Diri
Berbicara mengenai peluang kerja, M. Fadly, S.Pd mengungkapkan nilai tambah seseorang menjadikan seseorang itu mendapatkan lebih banyak peluang kerja. ”Stay Hungry, stay foolish,” tutur alumni yang dulu aktif di organisasi dan sekarang selain bekerja di perusahaan Jepang juga merintis usaha katering dan mengelola sebuah laman itu menirukan kata-kata Steve Jobs.

Dosen Prodi Bahasa Jepang Unnes Dra. Rina Supriatnaningsih, M.Pd. menanggapi apa yang telah diungkapkan para pembicara, menurutnya setelah mengikuti seminar ia mengetahui bahwa lulusan Prodi Bahasa Jepang Unnes apapun profesinya itu merupakan pribadi yang pantang menyerah. “Saya sampai ingin menitikan air mata, mendengarkan kehebatan anak didik kami berjuang pada profesi masing-masing,” katanya.

Tuesday, 25 November 2014

Poscard Project: Mahasiswa PBJ Unnes Praktek Komunikasi Tertulis dengan Pembelajar Bahasa Jepang Hongaria, Vietnam, dan Laos

Pendidikan Bahasa Jepang
Universitas Negeri Semarang


Siapa bilang mata kuliah di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang isinya cuma teori? Ini buktinya!

Pada mata kuliah mengarang semester tiga (Sakubun Shochukyu), mahasiswa belajar dan mempraktekkan cara menulis kartu pos dengan bahasa Jepang. Kemudian kartu pos tersebut dikirim ke tiga negara yaitu Laos, Vietnam, dan Hongaria. Kartu pos tersebut dikirimkan kepada mahasiswa di Universitas Negeri Laos, pembelajar bahasa Jepang di The Japan Foundation center di Budapest, dan siswa SMA Fue di Vietnam.
Menurut dosen di Universitas Negeri Laos, proyek tukar menukar kartu pos ini merupakan pengalaman yang sangat menakjubkan. Ketika belajar bahasa Jepang pasti yang terpikir adalah menggunakan bahasa Jepang tersebut dengan orang Jepang. Tapi dengan adanya proyek ini, tidak disangka para mahasiswanya bisa berlatih menggunakan bahasa Jepang dengan orang Indonesia.
Mungkinkah sebentar lagi bahasa Jepang menjadi bahasa internasional ya, Sensei?


Mahasiswa PBJ Unnes dengan serius menulis kartu pos

Kartu pos yang dikirim sampai ke tangan mahasiswa Universitas Negeri Laos

Mahasiswa PBJ Unnes sangat senang melihat kartu pos yang mereka kirim
sudah sampai ke alamat yang dituju

Seperti biasa, narsis tidak boleh ketinggalan

Setelah ini kita tinggal menunggu kabar dari Hongaria dan Vietnam, ya?
Dan tentu saja menunggu balasan dari mereka.
Tanoshimini shiteimasu ne ^_^

Ai Sumirah Setiawati

Sunday, 17 August 2014

きぬころもの物語



foto selendang songket sutra ungu
Ini kisah tentang Selendang Sutra yang pernah saya baca waktu kecil (dalam bahasa Indonesia). Saya coba kisahkan lagi untuk latihan bahasa Jepang.
Ai Sumirah Setiawati


とんと昔あったこと。
昔々、あるところに年寄りの女の人に優しくてきれいな娘がいました。優しいお嬢さんと呼ばれていました。やさしいお嬢さんは毎日きぬの布を織って近くの市場で売っていました。
ある日、やさしいお嬢さんは近くの丘に行きました。そして、きれいな景色を描いてきました。その絵で描かれたきれいな景色はきぬのころもの模様になりました。とてもきれいなころもができました。やさしいお嬢さんはそのころもをとても気に入ったので、普段と違って市場で売りませんでした。
ある夕方のことでした。やさしいお嬢さんは気に入ったころもを巻いて丘へ遊びに行きました。
彼女は丘で歌を歌ったりきれいな喋喋と一緒に踊ったりしました。すると、強い風が吹き出しました。風はとても強くて、やさしいお嬢さんのころもを遠いところまで飛ばしました。
やさしいお嬢さんはとても悲しくて悲しくて泣きながらうちへ帰りました。事情を聞いたお母さんは「もう一枚を織ってみたら、きっともっときれいなころもができますよ」と励ましました。
やさしいお嬢さんはお母さんが言ったとおりに新しいころもを何枚も織ってみましたが、風に飛ばされたころものようにきれいじゃありませんでした。
そんなある日、ある王子様と女王様が乗っていた馬車が空を飛んでいました。突然風が強く吹き出しました。そうすると、とてもきれいなきぬのころもが王子様の頭に飛んできました。
王子様は飛んできたころもを手にして女王様に見せながら
「お母さま、こんなきれいなころもが飛んできました。いったいだれのころもなのでしょうか。」と言いました。
「本当にきれいなころもですね、お城に帰ったらすぐ全国に知らせましょう。」と女王様は答えました。
女王様からのお知らせはやさしいお嬢さんの耳にも入ってきました。やさしいお嬢さんはとてもうれしく思いました。そして、とても気に入っていたころもをもらいにかわいがっている子猫と子犬と一緒に都へ旅立ちました。
お城でした。
「このきぬのころもを織ったのはあなたですか。」と王子様は言いました。
「はい、そうです。」とやさしいお嬢さんが言いますと。
「王子様、あんなうそばかりついている女は信じていないでください。」と突然やって来たあるお嬢さんが言いました。そのお嬢さんはえくぼお嬢さんでした。
「実はそのころもはわたしのです。」と続けて言いました。
王子様は大変困っているので、二人のお嬢さんに言いました。「このころもの持ち主が二人いますので、誰が本当の持ち主か明日決めることにします。」
やさしいお嬢さんはがっかりしてお城を出て、近くの宿に泊まりました。
あくる日、約束どおり二人のお嬢さんは御殿に来ました。王子様の前にはきぬころもと火にかけた土のなべが置いてありました。
みんなそろうと、王子様は「最後に聞きますが、このころもを織ったのは誰か正直に教えてください。」と言いました。そうすると、優しいお嬢さんとえくぼお嬢さんは「わたしです。」と同時に答えました。
「こまったな。えくぼお嬢さん、もしこのころもが焼かれたらあなたはどう思うのですか。」と王子様はえくぼお嬢さんに聞きました。
「私には問題ありません。あんな悪女の手には絶対渡してほしくないのです。」とえくぼお嬢さんは答えました。
そして、王子様はやさしいお嬢さんにも同じ質問をしました。
「王子様、どうか焼かないでください。もし私にも王子様のように軍隊があったら、そのころもを奪うために彼らを連れて死ぬまで戦いに行きます。」とやさしいお嬢さんは泣く泣く言いました。
やさしいお嬢さんの答えを聞くと、王子様はころも野持ち主は優しいお嬢さんに違いないと思いました。きぬころもを織った人は自分の大事なころもをぜったい人に焼かせたりしません。
王子様はころもの持ち主を優しいおじょうさんに決定しました。そして、えくぼお嬢さんに自分がうそをついたのを自白させました。自白したえくぼお嬢さんは牢屋に入れられました。
王子様は優しいお嬢さんと結婚して、幸せに暮らしましたとさ。
昔こっぽり、てんぽろりん。

Thursday, 24 April 2014

きぬころもの物語

Pendidikan Bahasa Jepang
Universitas Negeri Semarang


Terjemahan tentang dongeng Putri Selendang Sutra yang saya baca waktu kecil. 
Ai Sumirah Setiawati



とんと昔あったと。
昔々、あるところに年寄りの女の人に優しくてきれいな娘がいました。優しいお嬢さんと呼ばれていました。やさしいお嬢さんは毎日きぬの布を織って近くの市場で売っていました。
ある日、やさしいお嬢さんは近くの丘に行きました。そして、きれいな景色を描いてきました。その絵で描かれたきれいな景色はきぬのころもの模様になりました。とてもきれいなころもができました。やさしいお嬢さんはそのころもをとても気に入ったので、普段と違って市場で売りませんでした。
ある夕方のことでした。やさしいお嬢さんは気に入ったころもを巻いて丘へ遊びに行きました。
彼女は丘で歌を歌ったりきれいな喋喋と一緒に踊ったりしました。すると、強い風が吹き出しました。風はとても強くて、やさしいお嬢さんのころもを遠いところまで飛ばしました。
やさしいお嬢さんはとても悲しくて悲しくて泣きながらうちへ帰りました。事情を聞いたお母さんは「もう一枚を織ってみたら、きっともっときれいなころもができますよ」と励ましました。
やさしいお嬢さんはお母さんが言ったとおりに新しいころもを何枚も織ってみましたが、風に飛ばされたころものようにきれいじゃありませんでした。
そんなある日、ある王子様と女王様が乗っていた馬車が空を飛んでいました。突然風が強く吹き出しました。そうすると、とてもきれいなきぬのころもが王子様の頭に飛んできました。
王子様は飛んできたころもを手にして女王様に見せながら
「お母さま、こんなきれいなころもが飛んできました。いったいだれのころもなのでしょうか。」と言いました。
「本当にきれいなころもですね、お城に帰ったらすぐ全国に知らせましょう。」と女王様は答えました。
女王様からのお知らせはやさしいお嬢さんの耳にも入ってきました。やさしいお嬢さんはとてもうれしく思いました。そして、とても気に入っていたころもをもらいにかわいがっている子猫と子犬と一緒に都へ旅立ちました。
お城でした。
「このきぬのころもを織ったのはあなたですか。」と王子様は言いました。
「はい、そうです。」とやさしいお嬢さんが言いますと。
「王子様、あんなうそばかりついている女は信じていないでください。」と突然やって来たあるお嬢さんが言いました。そのお嬢さんはえくぼお嬢さんでした。
「実はそのころもはわたしのです。」と続けて言いました。
王子様は大変困っているので、二人のお嬢さんに言いました。「このころもの持ち主が二人いますので、誰が本当の持ち主か明日決めることにします。」
やさしいお嬢さんはがっかりしてお城を出て、近くの宿に泊まりました。
あくる日、約束どおり二人のお嬢さんは御殿に来ました。王子様の前にはきぬころもと火にかけた土のなべが置いてありました。
みんなそろうと、王子様は「最後に聞きますが、このころもを織ったのは誰か正直に教えてください。」と言いました。そうすると、優しいお嬢さんとえくぼお嬢さんは「わたしです。」と同時に答えました。
「こまったな。えくぼお嬢さん、もしこのころもが焼かれたらあなたはどう思うのですか。」と王子様はえくぼお嬢さんに聞きました。
「私には問題ありません。あんな悪女の手には絶対渡してほしくないのです。」とえくぼお嬢さんは答えました。
そして、王子様はやさしいお嬢さんにも同じ質問をしました。
「王子様、どうか焼かないでください。もし私にも王子様のように軍隊があったら、そのころもを奪うために彼らを連れて死ぬまで戦いに行きます。」とやさしいお嬢さんは泣く泣く言いました。
やさしいお嬢さんの答えを聞くと、王子様はころも野持ち主は優しいお嬢さんに違いないと思いました。きぬころもを織った人は自分の大事なころもをぜったい人に焼かせたりしません。
王子様はころもの持ち主を優しいおじょうさんに決定しました。そして、えくぼお嬢さんに自分がうそをついたのを自白させました。自白したえくぼお嬢さんは牢屋に入れられました。
王子様は優しいお嬢さんと結婚して、幸せに暮らしましたとさ。
昔こっぽり、てんぽろりん。

Thursday, 11 April 2013

Pemilihan Tema Pidato

Pada saat memilih tema pidato, sebaiknya memikirkan dengan baik tema apa yang menarik bagi kita. Apakah kita ingin mendengarkan cerita teman ataupun cerita orang yang tidak kita kenal? Mengapa kita ingin mendengarkan ceritanya? Itu karena ceritanya menarik. Orang tidak begitu tertarik untuk mendengarkan cerita yang tidak menarik dari orang yang tidak dikenalnya. Apabila ceritanya menarik, maka ada keinginan untuk mendengarkan cerita orang yang tidak dikenalnya pun.

Wednesday, 5 September 2012

Tuesday, 4 September 2012

Belajar Hiragana Katakana Berbasis Flash Based Animation

Khusus untuk pembelajar pemula bahasa Jepang, salah satu yang harus dipelajari adalah aksara dalam bahasa Jepang. Salah dua nya adalah Hiragana dan Katakana, selain Kanji tentunya.

Nah didalam artikel ini akan di posting beberapa Flash Based Animation untuk belajar menghafal dan menulis Hiragana dan Katakana untuk pemula. Semoga berguna...

Contoh Kalimat Sehari-hari

Wednesday, 1 August 2012

Deskripsi Mata Kuliah Pendidikan Bahasa Jepang UNNES

Berikut ini adalah daftar deskripsi Mata Kuliah yang diajarkan pada Pendidikan Bahasa Jepang  Universitas Negeri Semarang 
 
Sakubun Chukyu Kohan
Mata kuliah sakubun chukyu kohan (2 sks) bertujuan melatih keterampilan mahasiswa dalam menulis dengan menggunakan bahasa Jepang. Materi yang disampaikan merupakan lanjutan dari mata kuliah sakubun chukyu zenhan. Mahasiswa diperkenalkan mengenai perbedaan antara bahasa lisan dan tulisan, diajarkan untuk menuliskan pendapat, kalimat langsung dan tidak langsung, hasil interviu, dan lain-lain dengan menggunakan aturan penulisan dalam bahasa Jepang.

Monday, 28 May 2012

Latihan Soal Noryokushiken (Japanese Language Proficiency Test)

Apa itu Noryokushiken (Japanese Language Proficiency Test)? Sama seperti kemampuan berbahasa Inggris yang dinilai dalam bentuk TOEFL (Test of English as A Foreign Language, maka untuk pembelajar bahasa Jepang, kemampuannya dihitung dalam skore Noryokushiken.

Untuk latihan noryokushiken dirumah silahkan lihat file flash dibawah ini. File flash tersebut sudah kami Unduh dan tersedia untuk kalian pembelajar bahasa Jepang. (silahkan lihat Flash dibawah, dan juga bisa mendownloadnya untuk belajar noryokushiken secara offline dirumah)

Sunday, 20 May 2012

Daftar Judul Buku Baru Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Unnes

Berikut ini adalah daftar buku Inventaris Perpustakaan Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Universitas Negeri Semarang. Buku-buku baru ini adalah hasil Hibah dari Japan Foundation.
Untuk melihat daftar buku lengkap dengan pengarang, penerbit, tahun terbit bisa dilihat di "daftar buku Pendidikan Bahasa Jepang 2012"

Sunday, 13 May 2012

Benkyoukai, Dosen Juga Rajin Belajar

Pernah dengar kata benkyoukai? Benkyoukai (kelompok belajar) dalam hal ini merupakan salah satu kegiatan dari Prodi Pendidikan Bahasa Jepang bekerjasama dengan Asosiasi Studi Pendidikan bahasa Jepang Indonesia (ASPBJI) Korwil Jateng dan D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap satu bulan sekali di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Unnes. Dosen-dosen juga harus tetap mengasah ilmunya biar nggak kalah sama mahasiswa.

Wednesday, 2 May 2012

Software Penerjemah Jepang-Inggris Fujitsu Atlas v.14

Terinspirasi oleh kalimat "Translator and Interpreter can not be replaced by any software nor machine based Translation Tools" yang pernah saya baca di salah satu website translator (translatorcafe.com), maka saya mencoba menulis artikel ini. Memang hasil terjemahan manual akan lebih baik dan tidak tergantikan oleh hasil terjemahan software maupun machine based translation tools seperti google translate.Semoga artikel dan software ini berguna untuk bahan belajar bahasa Jepang